Fiksi
Kulkul : Antologi Pantigraf
Sejak alat berat itu tiba didesa kamii, warga terbelah jadi dua blok. sikap pro dan kontra dikalangan warga kami tak dapat dihindarkan. excavator telah hancurkan tanah pertanian dalam sekejap. puluhan hektar tanah sawah telah rata. tak ada pundukan. tak ada batas, laksana padang kurusetra semua telah menjadi rata. gubuk kecil seluas 4x5 meter ludes dlam sekejap. namun hanya ada bangunan berukuran 4x3 meter yang masih berdiri kokoh. balai kulkul yang disakralkan warga masih berdiri megah.
Tidak tersedia versi lain