Buku Paket
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SMA/SMK Kelas X
Yajna merupakan suatu kõrban şuci yang tulus ikhlas kehadapan Hyang Widhi Tuhan Yang Maha Esa berserta manifestasinya. Pemeliharaan kehidupan di dunia ini dapat berlangsung dengan baik sepanjang yajña terus menerus dapat dilakukan oleh umat manusia. Kewajiban seluruh umat Hindu untuk melaksanakan Yajña atau korban suci kehadapan Sang Hyang Widi Wasa dengan segala manifestasınya bertujuan untuk mewujudkan Sraddha dan Bhaktr Kitab Itihasa Ramayana sebagai suatu epos dalam ajaran Hindu banyak sekali mengandung nilai-nilai yajña dalam uraian kisahnya yang terbagi dalam tujuh kanda. Hal ini dapat dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan beragama.
Kitah Upayeda artinya dekat dengan Veda (pengetahuan suci) atau pengetahuan sekitar Veda Kitab Upaveda terdiri dari beberapa cabang ilmu antara lam Itihasa (Ramayana dan Mahābhārata), Purāņa, Arthaśāstra, Ayur Weda dan Gandharwa veda
Perkembangan pådewasan tidak bisa dilepaskan dari sumbernya yakni Veda. Vedá dalam pemahamannya memerlukan ilmu bantu yang dinamakan dengan Vedangga. Jyotisa sebagai bagian dari Vedangga merupakan pengetahuan tentang Astronomi dan Astrologi yang selanjutnya berkembang dan terkait dengan padewasan (Wariga) sebagai salah satu ilmu bantu untuk memahami ajaran Veda. Dalam menentukan padewasan ada lima pokok yang harus dipahani yaitu wewaran, wuku, penanggal panglong, sasih dan dauh. Dari perpaduan sumuanya tersebut akan menentukan ala ayuning dewasa (baik-buruknya hari) untuk melakukan suatu kegiatan.
Tidak tersedia versi lain